Breaking News

Kilas Balik Jurnalisme Multimedia Kelompok 9

Artikel ini merupakan kompilasi refleksi kelompok 9 Jurnalise Multimedia.

Anggota Kelompok:

  • Vanessa Salvathea – 180906491
  • Filma Dewi Lukito – 180906679
  • Prycilia Grace N. S. – 180906748
  • Jack Nicolas Silaban – 180906758

Vanessa Salvathea – 180906491

Setelah melalui proses perkuliahan kurang lebih 5 bulan lamanya, dalam mata kuliah JMM yang penulis dapatkan yaitu pengalaman dalam menulis sebuah artikel di Kompasiana.com. Sungguh ini merupakan pengalaman pertama yang sempat membuatku tertekan.

Karena belum ada pengalaman dalam menulis artikel, tentu saja membuat penulis merasa tertekan hingga muncul rasa tidak ingin mengerjakannya. Namuna karena proses pembelajaran, penulis mulai perlahan menemukan rasa nyaman ketika membuat artikel.

Walau begitu, pengalaman ini merupakan hal yang pertama sehingga masih ada kesalahan yang sering dilakukan. Berawal dari penggunaan bahasa, keluwesan dalam mengetik, menerjemahkan apa yang dirasakan, tentu bukan hal yang mudah.

Hingga mengerjakan artikel untuk Ujian Tengah Semester, artikel yang diunggah mengenai Jurnalisme Kini Berkembang di TikTok masuk ke dalam artikel pilihan. Walau pembaca tidak tembus 100, tetapi penulis merasakan sebuah kesenangan.

Beberapa artikel yang ditulis oleh penulis melalui Kompasiana.com dan dengan totoal keseluruhan viewers yaitu 301 :

  1. Dampak Sejarah Internet Terhadap Dunia Media hingga Jurnalisme : https://www.kompasiana.com/vanvanessa/5f4d410b097f364e1e10c6a3/dampak-dari-sejarah-internet-dalam-dunia-media-hingga-jurnalisme
  2. Harian Jogja sebagai Media Baru : https://www.kompasiana.com/vanvanessa/5f56db89097f36309b3b1c32/harian-jogja-sebagai-media-baru
  3. Perbandingan Jurnalisme Online dan Jurnalisme Media : https://www.kompasiana.com/vanvanessa/5f601192097f363a922eac52/memahami-perbedaan-jurnalisme-online-dan-jurnalisme-media
  4. Jurnalisme Online Kini Berkembang di TikTok : https://www.kompasiana.com/vanvanessa/5f95946b8ede481bee2aa212/jurnalisme-online-kini-berkembang-di-tiktok (Masuk ke dalam artikel pilihan)
  5. Pendapat Beberapa Ahli di Asia Pacific terhadap Pemilu Amerika Serikat 2020 : https://www.kompasiana.com/vanvanessa/5fa974818ede4879bf63a1c2/pendapat-beberapa-ahli-di-asia-pacific-terhadap-pemilu-amerika-serikat-2020

Kemudian tugas photostory yang diunggah di Instagram : https://www.instagram.com/p/CHrUSO3hP6m/?igshid=131gheltru8k5 mendapat 126 like.

Tugas audio lansiran di anchor : https://anchor.fm/vanessa-salvathea/episodes/Antara-Trump-dan-Biden-em87kr diputar sebanyak 4 kali.

Terakhir tugas video lansiran berita mendapat 811 penonton : https://twitter.com/Thaiteapearl/status/1333619871968477186?s=19

Masih banyak yang perlu diperbaiki, banyak juga yang masih harus dipelajari. Tidak mudah memang untuk masuk ke dunia jurnalisme. Namun penulis cukup senang dengan model pengumpulan tugas dengan menggunakan media Kompasiana.com. Muncul rasa terpicu untuk belajar lebih dan lebih mengenai penulisan, bahkan penulis ingin juga belajar copywritting agar menambah pengalaman lagi.

Prycilia Grace – 180906748

Belajar Jurnalisme Multimedia, Bukan Sekedar Teori Lho!

Pada bulan Agustus 2020, saya memasuki periode semester baru di perkuliahan. Sebagai mahasiswa S1 jurusan Ilmu Komunikasi dan peminatan Komunikasi Massa & Digital, saya mendapat Jurnalisme Multimedia sebagai salah satu mata kuliah wajib di semester 5.

Harapan saya ketika mendapatkan mata kuliah ini adalah untuk mengumpulkan ilmu sebanyak-banyaknya terkait praktik produksi artikel berita dalam berbagai format media.

Saya berekspektasi akan mendapatkan pembelajaran dari aspek teori dan praktik secara seimbang. Hal itu karena di semester 5 ini kami para mahasiswa sudah harus mempunyai lebih banyak bekal untuk dunia kerja kelak.

Mulai tanggal 24 Agustus 2020 hingga 8 Desember 2020, semester 5 saya telah berjalan dengan baik meskipun dengan segala keterbatasan akibat pandemi Covid-19.

Dalam kurun waktu tersebut, saya telah mendapatkan berbagai pengetahuan baru terkait produksi artikel berita. Tidak hanya berupa pengetahuan teoritis, namun saya juga mendapatkan skill yang saya harapkan ketika memilih mata kuliah Jurnalisme Multimedia.

Beberapa capaian pembelajaran yang saya dapatkan antara lain adalah mengenai pentingnya mempelajari cara memproduksi berita dalam berbagai format media, membedakan jurnalisme online dengan jurnalisme multimedia, prinsip penulisan multiplatform, dan lain-lain.

Terkait materi-materi tersebut, saya telah menuliskannya di akun Kompasiana milik saya.

Dengan menulis di Kompasiana, saya dan teman-teman mahasiswa dilatih untuk multitasking.

Ketika sudah memahami materi teoritis, kami diminta untuk menuangkan kembali apa yang telah kami pelajari lewat bentuk artikel media online. Sehingga kami tidak hanya belajar teori, tapi juga langsung melatih keterampilan penulisan kami.

Menulis secara umum adalah hal yang mudah, siapapun dapat melakukannya. Namun yang menantang adalah bagaimana cara untuk menuliskan kembali sebuah materi yang kompleks, dengan target pembaca seluruh golongan usia.

Karena itu, selama perkuliahan berlangsung saya telah berlatih menulis artikel media online sebanyak 6 kali. Selain menulis artikel, saya juga belajar untuk melakukan editing pada artikel teman.

Tidak hanya belajar menulis artikel, saya juga mendapatkan keterampilan dalam membuat photostory, berita audio, berita video, dan lain-lain.

Lalu terakhir, pada ujian akhir semester saya secara berkelompok memproduksi 3 artikel berita multimedia.

Secara keseluruhan, saya merasa cukup puas dengan pengetahuan serta keterampilan yang saya dapatkan melalui mata kuliah Jurnalisme Multimedia.

Selama perkuliahan, saya mendapat banyak feedback berupa saran ataupun kritik terkait keterampilan saya baik dari dosen, sesama rekan mahasiswa, ataupun dari pembaca artikel saya di Kompasiana.

Hal tersebut saya terima sebagai dorongan untuk semakin giat melatih keterampilan menulis saya. Untuk itu saya ucapkan terima kasih khususnya kepada dosen pengampu mata kuliah ini, Bapak Yohanes Widodo, S.Sos., M.Sc.

Keterampilan dan pengetahuan saya terkait memang masih memiliki banyak kekurangan, namun dapat saya katakan bahwa saya puas atas capaian tersebut. Saya telah mengikuti perkuliahan dari awal hingga akhir dengan baik, pun selalu mengerahkan kemampuan terbaik saya dalam tugas-tugas yang diberikan. Hingga pada artikel ini diunggah, karya-karya saya di Kompasiana pun telah dibaca oleh 629 pembaca. Karena itu, saya layak mendapatkan nilai terbaik dalam mata kuliah ini.

Ilmu yang saya dapatkan dalam mata kuliah ini saya yakini akan sangat berguna baik untuk perkuliahan semester-semester berikutnya, ataupun kelak ketika terjun ke dunia kerja.

Adapun portofolio produk mata kuliah Jurnalisme Multimedia akan saya lampirkan di bawah.

Terima kasih dan Salam Sukses.

Portofolio Produk Mata Kuliah Penulisan Naskah Digital (24 Agustus 2020 – 8 Desember 2020)

Kompasiana

1.       Internet dan Jurnalisme Online

https://www.kompasiana.com/pryciliagns/5f4de649097f36554f7b50e3/internet-dan-jurnalisme-online

Jumlah Pembaca: 90

2.       Mengenal Media Baru dan Karakteristiknya

https://www.kompasiana.com/pryciliagns/5f573868097f362aa3772e73/mengenal-media-baru-dan-karakteristiknya

Jumlah Pembaca: 93

3.       Mengulik Perbedaan Jurnalisme Online dan Jurnalisme Multimedia

https://www.kompasiana.com/pryciliagns/5f6055e0097f367dfd2ee212/mengulik-perbedaan-jurnalisme-online-dan-jurnalisme-multimedia

Jumlah Pembaca: 126

4.       Menilik Perbedaan Media di Negara Kangguru

https://www.kompasiana.com/pryciliagns/5f69ac11dd39432bfb738522/menilik-perkembangan-media-di-negara-kangguru

Jumlah Pembaca: 49

5.       Bahaya Menoleransi Berita False Context

https://www.kompasiana.com/pryciliagns/5f96477dfdcdb405572521d3/bahaya-menoleransi-berita-false-context-bagi-masyarakat-informasi

Jumlah Pembaca: 126

6.       Foto Viral “Jurassic Park” Versi Indonesia Menuai Kekhawatiran

https://www.kompasiana.com/pryciliagns/5fa991c9d541df0a2a11ea33/foto-viral-jurassic-park-versi-indonesia-menuai-kekhawatiran

Jumlah Pembaca: 145

·       Photostory

https://www.instagram.com/p/CHrme-3DX1n/?utm_source=ig_web_copy_link

https://www.instagram.com/p/CHrme-3DX1n/?igshid=1ajzr2me1i97m

·       Video Berita

https://twitter.com/pryciliagrace/status/1333693770479460352?s=21Marketing E-mail

Filma Dewi Lukito –180906679

Saya belajar dalam mata kuliah Jurnalisme Multimedia dikarenakan matkul ini merupakan matkul wajib yang saya ikuti di semester lima. Awal tahu matkul ini adalah dengan mencari informasi ke pada kakak-kakak tingkat yang saya kenal, dan dari hasil yang saya simpulkan akibat parno adalah hmm,, sepertinya akan cukup berat dan berbeda dari kesukaan saya.

Dugaan saya benar. Banyak tugas-tugas yang diberikan dan harus diselesaikan sebagai imbuh proses belajar. Adanya tugas cukup klise memang dalam belajar, namun di mata kuliah ini memberi saya nilai pembelajaran yang sebelumnya tidak saya dapatkan.

Secara umum, dalam mata kuliah, saya dikenalkan dengan apa itu jurnalisme multimedia dan bagaimana karakternya. Untuk praktiknya, saya diminta untuk menghasilkan format jurnalistik atau berita dalam bentuk teks melalui Kompasiana, audio melalui podcast, foto melalui photo story, infografis, dan video. Sesekali mahasiswa diminta untuk melansir berita.

Barusan, merupakan sedikit dari jurnalisme multimedia. Hal yang menarik bagi saya adalah “karakter” jurnalisme multimedia, yang mana bahasan ini akan menyinggung “nilai” yang saya dapatkan dalam belajar mata kuliah ini.

Tentu saya mendapat materi baru dalam mata kuliah ini, namun pada praktik belajar, ada hal yang bagi saya tidak saya harapkan di awal pada prosesnya dan saya mulai menyadari tentang mengapa mata kuliah ini penting sejak memikirkan tentang refleksi ini.

Saya adalah tipe orang yang tidak suka menggunakan media sosial untuk aktivitas tugas. Pada sebagian besar tugas, Mas Boi (Yohanes Widodo) meminta mahasiswanya untuk mengupload tugas di media sosial masing-masing. Bahkan kami diminta dan disarankan untuk membuat akun Kompasiana untuk keperluan tugas dan mulai menulis di sana.

Saya sebal pada awalnya. Namun dalam refleksi ini saya kemudian menyadari bahwa belajar tentang jurnalisme multimedia menjadi sebuah sisi pembelajaran yang berbeda dari sekedar materi. Saya melihat Mas Boi menekankan proses belajar ke pada setiap mahasiswa dan terus mendorong kami untuk terus berkembang sebagai mahasiswa.

Nilai yang saya dapatkan adalah Jurnalisme Multimedia mengajarkan saya untuk dapat adaptif dengan perkembangan teknologi. Ternyata selama ini, tugas dan syarat yang diberikan oleh dosen adalah bentuk harapan untuk saya dapat beradaptasi dengan dunia dan memiliki portofolio yang baik dalam kemampuan jurnalisme. 

Matkul ini sangat membantu saya dalam pengerjaan tugas jurnalistik lainnya. Banyak pula pengalaman berharga yang saya dapatkan pula dalam pengerjaan tugas saya. Dapat berkenalan dengan orang baru, luwes kepada masyarakat dan lingkungan, dan banyak hal lain seperti percaya diri untuk berbicara kepada orang lain saya dapatkan melalui mata kuliah ini.

Saya sudah menulis sebanyak 6 tulisan artikel, di antaranya:

  1. Determinasi Teknologi Internet Terhadap Jurnalisme Multimedia yang Berkarakteristik Media Baru → https://www.kompasiana.com/filma94426/5f4ddacd3b8dd0498b5a8302/determinasi-teknologi-internet-terhadap-jurnalisme-multimedia-yang-berkarakteristik-media-baru
  2. Mengetahui Karakteristik Media Baru pada Kedaulatan Rakyat → https://www.kompasiana.com/filma94426/5f571d935a74dc55f27dd2d4/mengetahui-karakteristik-media-baru-pada-kedaulatan-rakyat
  3. 4 Tren Kebiasaan  Masyarakat dalam Mengakses Berita → https://www.kompasiana.com/filma94426/5f605788d541df645e2a0bd2/4-tren-kebiasaan-masyarakat-dalam-mengakses-berita-dan-alasan-jurnalisme-multimedia-lebih-banyak-digunakan-di-era-digital
  4. Dunia Siber Tak Terbatas Teritorial, Inilah Media Online Tiongkok → https://www.kompasiana.com/filma94426/5f69912fdd3943717434eea2/dunia-siber-tak-terbatas-teritorial-inilah-media-online-tiongkok
  5. Khas! Ini Cara Tirto Memberi Informasi → https://www.kompasiana.com/filma94426/5f9657b2d541df6fc52fa142/khas-ini-cara-tirto-memberi-informasi
  6. Warga Polandia Tolak Mentah-Mentah UU yang Melarang Aborsi → https://www.kompasiana.com/filma94426/5faa2a90d541df621d5b8c52/warga-polandia-tolak-mentah-mentah-uu-yang-melarang-aborsi

Selain itu saya membuat:

  1. Foto story “After The Rain” → https://www.instagram.com/p/CHrg-65Bl8Y/ 
  2. Video Jurnalisme “Vaksin Covid-19 yang Beredar Dipastikan Aman” → https://twitter.com/DewiFilma/status/1333652134613532674?s=19
  3. Versi Podcast “Warga Polandia Tolak Mentah-Mentah UU yang Melarang Aborsi” → https://open.spotify.com/episode/1DlX6xyoy90n73mAyf9UPU?si=68b6UU7uS7yEdMtaPnX1DA

Saya senang dapat mengenal mata kuliah ini dan diajar oleh Mas Boi. Saya banyak mengenal sisi-sisi jurnalisme multimedia ditambah lagi Mas Boi kerap mendatangkan tamu untuk berbagi pengalaman kepada mahasiswa tentang dunia jurnalisme. Walau saya masih kurang dalam strategi promosi menaikkan jumlah views artikel dan tugas-tugas saya, saya akan terus mencoba untuk menulis lagi dan lagi. 

Saya yakin saya akan mendapat nilai dengan versi terbaik untuk saya. Terima kasih Mas Boi, terima kasih JMM. Berkat kalian, saya belajar banyak hal di semester lima ini. Semoga saya bisa menjadi pribadi yang lebih ulet lagi dan lebih rajin serta adaptif terhadap perkembangan dunia di semester enam mendatang!

Salam :))

Semangat untuk semua!

Jack Nicolas Silaban – 180906758

Satu Tujuan, Banyak Jalan

Bagi saya jurnalisme tujuan jurnalisme adalah memberitakan kebenaran. Masalah cara untuk mencapai tujuan tersebut sangatlah banyak. Seperti kata pepatah “banyak jalan menuju ke rumah”.

Mata kuliah Jurnalisme Multimedia mengajarkan saya banyak jalan untuk menuju ke “rumah” tersebut. Seorang jurnalis dapat membuat banyak hal seperti photostory, video, dan audio sebagai jalan menuju kepada kebenaran. Bagi saya hal ini menjadi penyegar tersendiri karena kebanyakan hasil dari proses jurnalistik adalah tulisan dan hasil tersebut tidak selalu menarik bagi saya.

Mata kuliah ini setidaknya membuka pandangan saya akan hal-hal baru dan membuat saya menyadari kekurangan saya dalam mendalami jalan-jalan yang ada. Media yang digunakan menurut saya sangat penting untuk mendongkrak kreativitas jurnalis. Akan tetapi, jurnalis pun perlu mengidentifikasi pasar dari media yang digunakan.

Pengalaman yang saya dapatkan dalam mata kuliah ini sangat membantu saya dalam menyadari kekurangan saya. Bagi saya, yang paling berharga di mata kuliah ini adalah wawasan tentang orang yang menggeluti kategori tertentu misalnya Angger Timur yang menggeluti bidang photostory.

Tentunya dalam mata kuliah lain hal yang diajarkan lumayan beririsan dengan mata kuliah ini, contohnya Penulisan Naskah Digital (PND). Anehnya viewers tulisan saya di mata kuliah PND jauh lebih sedikit dibanding dengan mata kuliah ini. Hal yang saya pelajari juga dari kedua mata kuliah ini adalah prinsip tetap penting akan tetapi momen menjadi kunci dari eksekusi.

Saya sangat menyayangkan bahwa saya kurang optimal dalam mata kuliah ini. Banyak berita yang menarik yang bisa saya ambil dalam sudut pandang selain tulisan setelah menyadari betapa luasnya jurnalisme. Akan tetapi, hasil yang tidak berupa tulisan hanya beberapa.

Setelah semua ini, saya menemukan sisi ketertarikan tersendiri dan mungkin akan menelusuri jalan tersebut. Eksplorasi bagi saya adalah hal yang paling menyenangkan selama tidak mengesampingkan esensi. Terima kasih.

https://www.instagram.com/p/CHqeYaPBfIU/?igshid=1hb4sx6w3awjv

https://www.kompasiana.com/autsaider/5f4dd82ed541df3bb307ab92/sekilas-tentang-pengertian-kemampuan-yang-dibutuhkan-dan-ciri-ciri-jurnalisme-multimedia

https://www.kompasiana.com/autsaider/5f56ef56d541df72b26d9832/karakteristik-media-baru-dan-tempo-co-sebagai-salah-satu-media-baru

https://www.kompasiana.com/autsaider/5f5ea1dd097f363b3c45fe62/perbedaan-dan-persamaan-antara-media-digital-dan-media-analog

https://www.kompasiana.com/autsaider/5f699019d541df5817396e24/sejarah-media-online-serta-jurnalisme-online-di-britania-raya

https://www.kompasiana.com/autsaider/5f960ea98ede486752293072/deepfake-videos-sebagai-salah-satu-masalah-dalam-jurnalisme-multimedia

https://www.kompasiana.com/autsaider/5faa00f6d541df20c8199b92/dunia-cemas-memantau-pemilu-as-yang-mengarah-pada-perpecahan

https://anchor.fm/jack-silaban/episodes/Amerika-dan-Demokrasi-em93p0

https://www.instagram.com/p/CIPkT7-Boq8/?igshid=1fixwniclothz