Breaking News

Pengguna POD/MOD di Bawah Umur

Ilustrasi POD/MOD

CILACAP – Jika dahulu terdapat perokok di bawah umur, sekarang pengguna POD/MOD di bawah umur mulai marak di tengah masyarakat.

POD/MOD merupakan langkah lanjut dari sebuah alat yang pernah tren, yaitu vape. Bentuk yang serupa dengan kegunaan yang sama, namun memiliki ukuran yang lebih kecil membuat POD/MOD menjadi hal yang mulai banyak digunakan oleh masyarakat, terutama usia remaja.

Yoppi, seorang mantan pekerja di salah satu vape store Cilacap, mengatakan bahwa akhir-akhir ini peminat POD maupun MOD sedang cukup tinggi.

“Beberapa bulan terakhir ini peminat POD atau MOD memang lagi naik sih, di berbagai kalangan. Kalau alasannya sih biasanya karena alat (POD/MOD) praktis dan lebih murah”, ungkap Yoppi saat ditanya mengapa peminat POD/MOD meningkat.

Harga yang terjangkau memang membuat semua kalangan dapat membeli barang tersebut, termasuk usia akil balik.

Dalam industri vape Indonesia terdapat kode etik yang menjadi pedoman dalam aktivitas penggunaan vape atau aktivitas jual dan beli vape. Salah satunya adalah batasan usia minimal pembeli serta pengguna vape (termasuk POD dan MOD).

Usia minimal pembeli maupun pengguna vape sendiri adalah 18 tahun. Namun, beberapa saat terakhir didapati pengguna vape di bawah usia minimal tersebut.

Yoppi mengatakan, “Memang untuk kode etik di Indonesia udah ngatur soal usia minimalnya, tapi ada beberapa vape store yang tidak peduli terhadap usia minimal pembeli mereka”.

Pembeli yang membeli vape ada saja yang langsung menjual produk mereka ke pembeli yang tertarik, dan mengesampingkan usia pembeli mereka.

Seorang anak pengguna vape di bawah umur, berinisial N, memberikan alasan mengapa Ia menggunakan MOD. “Ya enak, ga ribet. Dulu juga awalnya ngeliat punya orang, kok bagus ya, terus ternyata murah. Akhirnya aku beli saja”.

Pengguna vape, termasuk POD maupun MOD perlu berlandaskan pada Kode Etik guna tidak merugikan pihak-pihak yang ada dalam industri vape.

“Menurut saya, seharusnya vape store menanyakan usia dengan bukti KTP. Tujuannya adalah menghindari kemungkinan menjual produk kepada anak-anak di bawah umur”, kata Yoppi.

Selain itu, perhatian orang tua terhadap anak juga dinilai penting dalam pengawasan dan pendidikan anak.

Kelompok 12:

Rufus Christian 180906492 
Valencia Yuniarti Sutjiato 180906498
Damarra Kartika Sari 180906499
Cornelia Maria R. 180906663