Breaking News

Palembang Kembali Zona Merah, Misa Natal Offline Dibatalkan

  • admin
  • 20/12/2020
  • Comments Off on Palembang Kembali Zona Merah, Misa Natal Offline Dibatalkan

Palembang- Perayaan natal sudah semakin dekat. Namun, kasus positif Covid-19 di Kota Pempek masih terus meningkat. Data kasus positif Covid-19 di Palembang per tanggal 18 Desember 2020 mencapai 10.472 kasus.

Telah diterbitkan Surat Keputusan terkait penyelenggaran ibadah natal 2020 di masa pandemi Covid-19 oleh Keuskupan Agung Jakarta. Paroki yang sudah memenuhi persyaratan diperbolehkan menambah jumlah misa offline sesuai dengan SK 763/3512/2020.

Beberapa gereja di Keuskupan Agung Palembang juga telah menyiapkan dan menetapkan beberapa jadwal untuk misa natal offline, salah satunya adalah Gereja Katolik Paroki Santo Petrus. Pada Surat No.035/Sto.Pet/PLG/XI/20 terlampir jadwal misa malam natal dan misa natal pagi. Misa offline dibatasi dengan cara dibagi per lingkungan. Jadwal misa natal terbagi menjadi dua. 

Namun, pada tanggal 17 Desember 2020, salah satu pastor di Gereja Santo Petrus (RA) dinyatakan positif Covid-19 setelah dua kali hasil swab. Saat ini RA sedang menjalani pengobatan dan melakukan isolasi mandiri di rumah sakit. Lingkungan gereja akan disterilkan dan dibuka posko kesehatan bagi yang pernah kontak dekat dengan RA dan yang memiliki gejala.

“Kegiatan pastoral Paroki ditunda sampai ada pemberitahuan selanjutnya” ungkap Rm. Yohanes Harry Subekti, SCJ, Pastor Paroki Santo Petrus Palembang

Misa natal offline yang sebelumnya telah direncakan oleh pihak DPP Santo Petrus dibatalkan. Menurut pastor paroki, hal tersebut dilakukan mengingat Palembang kembali zona merah. Disebutkan juga petugas yang telah dipilih tidak jadi bertugas. Namun, masih belum ada informasi resmi dari pastoral dan DPP. 

“Walaupun pengen bisa misa offline, tapi balik lagi ikutin baiknya aja gimana. Daripada menambah kasus positif, kalau memang harus kembali live streaming ya gapapa” ungkap Yusnaeni, warga lingkungan Maria Paroki Santo Petrus Palembang.

Menurut Harnojoyo, Wali Kota Palembang, ia menghibau warganya untuk tidak berkerumun saat perayaan natal dan tahub baru. Peringatan tersebut disampaikan sebagai pencegahan lonjakan kasus di momen akhir tahun. Jika ingin merayakan perayaan natal baik di tempat ibadah maupun rumah masing-masing tetap mengedepankan protokol kesehatan.

Video Palembang Kembali Zona Merah, Misa Offline Dibatalkan

Penulis: Angela Gina (180906676)