Breaking News

Refleksi JMM Kelompok 4

KELOMPOK 4 JURNALISME MULTIMEDIA

Mizhel Rantetabone/170906300

Pandemi tidak menutup kemungkinan bagi setiap dosen untuk tetap mengajar. Salah satunya Universitas Atma Jaya Yogyakarta.  Menjajaki pendidikan di Universitas Atma Jaya Yogyakarta dengan jurusan ilmu komunikasi dan fokus Komunikasi Media dan Digital menjadikan saya mendapatkan banyak hal mengenai dunia digital terutama dalam penggunaan media. Salah satunya adalah mata kuliah jurnalisme multimedia.

Mata kuliah jurnalisme multimedia merupakan mata kuliah yang awalnya untuk mahasiswa jurusan media. Mahasiswa yang ingin bekerja di bidang penyiaran atau broadcasting perlu untuk memahami jurnalisme multimedia. pantasnya jurnalisme multimedia merupakan mata kuliah yang mengajarkan mengenai digitalisasi dalam setiap media dalam upaya memajukan masing-masing platform seperti YouTube, Instagram, Twitter dan masih banyak lagi. Mata kuliah jurnalisme multimedia 2020 Universitas Atma Jaya Yogyakarta diampu oleh Yohanes Widodo, M.Sc atau yang biasa dipanggil Masboi. Dalam pengajarannya Masboi memiliki website atau blog tersendiri untuk memudahkan setiap mahasiswa dapat belajar kapan pun dan dimanapun dengan adanya internet. Selain itu Masboi juga beberapa kali mendatangkan tamu ahli yang membuka lenih wawasan mengenai dunia media penyiaran dan hal itu sangat baik dan dibutuhkan oleh mahasiswa.

Selama pandemi memang tidak hanya mahasiswa dengan jurusan komunikasi media digital namun hampir semua pelajar di Indonesia maupun di dunia memaksakan diri untuk beradaptasi dalam dunia digital. Dengan menugaskan setiap mahasiswa membuat karya penulisan dengan panduan namun memiliki karakter adalah salah satu cara untuk membiasakan otot-otot mahasiswa didunia kerja nanti. Mulai dari membuat artikel untuk di upload di salah satu blog yaitu Kompasiana, membuat artikel berita aktual mengenai hal-hal yang menarik, hingga melakukan liputan dengan cara adaptasi selama pandemi. membuat video dan mengedit video merupakan salah satu hal kecil yang dapat kamu pelajari, banyak hal seperti menjadi editor bahkan membuat storyboard sebelum melakukan liputan adalah hal-hal detail yang perlu untuk kami selalu ingat. Intinya yang diajarkan adalah tetap produktif sebagai tokoh media dalam segala situasi. Misalnya jika ingin menjadi wartawan maka selama pandemi wajib untuk tetap membuat berita dengan tidak melupakan kaidah penulisan jurnalistik dan aturan maupun kriteria lainnya dalam mengajikan berita.

Hal-hal lain yang dapat saya pelajari bahwa membuat podcast radio secara detail sehingga membuat pendengar memiliki pandangan dan bayangan yang sama dengan informan. Hal ini sangat penting karena menurut saya kesamaan makna dari suatu pesan wajib hukumnya agar tidak menimbulkan kesalahpahaman atau disinformasi bahkan misinformasi.

Menjadikan bukti hasil dari mengikuti mata kuliah jurnalis multimedia berikut saya lampirkan semua artikel yang sudah saya pernah buat hingga podcast.

Bila berkenan saya menginginkan nilai B+ atas usaha yang telah saya lakukan dalam mengerjakan tugas dan mengikuti mata kuliah Jurnalisme Multimedia.

https://www.kompasiana.com/mijel04788/5f954009d541df2191717a13/efektifkah-layanan-cek-fakta-di-website

https://www.kompasiana.com/mijel04788/5f695c7bdd3943235e7a5102/ternyata-begini-media-online-di-turki

https://www.kompasiana.com/mijel04788/5f57136a5a74dc15282fb792/jawapos-com-sebagai-media-baru

https://www.kompasiana.com/mijel04788/5f4ce451d541df65044d7a62/media-baru-penerapan-di-media-online

Resa Maulana Wijanarko/170906308

Jurnalisme multimedia merupakan sebuah mata kuliah wajib untuk peminatan Media Massa dan Digital. Mata kuliah tersebut sudah pernah saya ambil sebelumya pada setahun yang lalu, namun karena masalah presensi saya tidak bisa lulus dari mata kuliah ini hehehehe.

Mata kuliah ini mempelajari tentang jurnalistik di dalam multimedia, seperti bagaimana cara penulisan di internet, bagaimana cara membuat podcast, membuat photo story, menulsi lansiran dan masih banyak lagi.

Masboi memberikan tugas yang menurut saya membantu dalam dunia kerja, misalnya ketika membuat podcast tentang penembakan di Wina, saya mengaplikasikannya keterampilan tersebut saat melaksanakan KKL, walaupun masih belajar namun menurut saya sudah cukup membantu di editing audio maupun saat melakukan dubbing.

Disamping tugas audio, terdapat pula tugas photo story. Saya mengunggah photo story berupa demo pada tanggal 8 Oktober 2020 lalu, saat melakukan review Masboi menghadirkan seorang narasumber yang sudah berkecimpung di dunia photojournalism sehingga cukup relevan.

Tugas yang paling banyak diberikan adalah penulisan, hal ini bertujuan untuk mengasah kemampuan menulis mahasiswa dengan platform digital, karena penulisan untuk web berbeda dengan menulis di media cetak. Ada beberapa tulisan yang pernah saya unggah, tulisan tersebut mempunyai viewers sebanyak 398 pembaca, tulisan itu antara lain “Sejarah Internet dan Pemanfaatan dalam Jurnalisme Baru”, “Mengenal New Media, Mengenal New York Times”,”Sama Tapi Beda Jurnalisme Online dan Jurnalisme Multimedia”, “Mengenal Lebih Dekat Negara dengan Indeks Kebebasan Pers Tertinggi”, “Wabah Plagiarisme di Media Massa”, serta tulisan lansiran berjudul “Penembakan di Wina sebabkan 20 Orang Terluka dan 5 Tewas”.

Atas jerih payah selama satu semester dengan melakukan intropeksi dari semester lalu, mengerjakan tugas menulis artikel, serta mengerjakan tugas audio maupun photo story  dengan sungguh-sungguh saya menginginkan nilai A- dari Masboi.

Vincentia Ivena Kasatyo/180906633

Di semester 5 mempelajari mengenai jurnalisme multimedia yang membahas bahwa jurnalis di era digital dituntut untuk dapat membuat berita, memotret, ataupun membuat video. Selain itu, diajarkan membuat tulisan di platform digital yang sesuai dengan materi. Dengan merangkum materi dan diunggah di kompasiana dapat mempermudah apa saja yang dipelajari.

Di awal pertemuan, fokus dengan membuat tulisan dalam media online serta melansir berita dari beberapa sumber. Di pertemuan setelah uts, mulai belajar mengambil gambar, video dan dibuat dengan photostory, video dan diisi dengan berita yang diunggah dalam media sosial.

Berikut beberapa link kompasiana yang berisikan tugas dari mata kuliah jurnalisme multimedia dengan total viewer sebanyak 209, maka dari itu saya menginginkan nilai A- untuk usaha saya selama satu semester ini.

https://www.kompasiana.com/vincentiaivena2043/5f4d2f20d541df383760a8b2/jurnalisme-dan-internet

https://www.kompasiana.com/vincentiaivena2043/5f56eb9a5a74dc138405a3e2/karakteristik-media-online-tagar-id

https://www.kompasiana.com/vincentiaivena2043/5f6030e5d541df242b435f32/jurnalisme-online-vs-jurnalisme-multimedia

https://www.kompasiana.com/vincentiaivena2043/5f6960a0dd394363e5671af6/mengenal-internet-di-negara-tetangga-thailand

https://www.kompasiana.com/vincentiaivena2043/5f95bfe98ede483357070983/konvergensi-media-menjadikan-jurnalis-super-di-era-milenial

https://www.kompasiana.com/vincentiaivena2043/5fa97bbdd541df104b3784b2/kurikulum-sekolah-diubah-guna-mencerminkan-narasi-positif-covid-di-beijing-china

Skolastika Natasya Olivia/180906683

Selama satu semester belajar di mata kuliah Jurnalistik Multimedia, saya mendapatkan pengetahuan baru mulai dari bagaimana cara menuliskan sebuah artikel di website dengan benar hingga strategi yang digunakan oleh para perusahaan media online.

Pada awalnya saya menganggap bahwa cara menulis itu sama semua, tetapi melalui mata kuliah ini saya mengerti perbedaan menulis di media cetak dan online. Pada mata kuliah ini juga, saya menjadi mengerti taktik yang digunakan oleh perusahaan media online seperti penggunaan teknik clickbait untuk judul berita agar menarik dan sebagainya.

Satu semester ini memang saya sering mengeluh, tugas yang diberikan banyak. Tetapi meski banyak tugas, dari tugas-tugas yang diberikan membuat saya menjadi cepat belajar dan terlatih untuk menulis di website.

Penjelasan yang diberikan mengenai point-point penting dalam menulis artikel sangat jelas, sehingga ketika menulis artikel selanjutnya menjadi sangat paham apa yang harus digunakan atau tidak digunakan.

Tugas yang diberikan setiap minggunya membuat saya belajar secara perlahan bagaimana menulis online dengan baik dan benar, tulisan online pertama saya sangat terlihat berantakan tetapi semakin lama terlihat bahwa tulisan saya menjadi lebih baik dari sebelum-sebelumnya.

Saya juga menjadi mengeksplore banyak portal berita yang sekiranya dapat dipercaya dan tidak, saya mengetahui teknik yang sering digunakan oleh para jurnalis online untuk mendapatkan jumlah pengunjung yang banyak.

Disamping itu, saya ingin mendapatkan nilai A- karena sudah berupaya mengerjakan semua tugas dan perkuliahan secara maksimal.

https://www.kompasiana.com/tasyaolivia/5fa963fe8ede486a856d9743/masyarakat-thailand-suarakan-reformasi-demokrasi

https://www.kompasiana.com/tasyaolivia/5f9537d7d541df79583857d2/clickbait-jadi-tameng-untuk-ekonomi-perusahaan-tribun-media

https://www.kompasiana.com/tasyaolivia/5f694a45d541df0a61478253/mengenal-sejarah-media-online-di-thailand

https://www.kompasiana.com/tasyaolivia/5f602e149cac1b20d2351b82/mengenal-jurnalisme-online-dan-jurnalisme-multimedia

https://www.kompasiana.com/tasyaolivia/5f567667097f3644450f4362/karakteristik-media-online-pada-solopos-com

https://www.kompasiana.com/tasyaolivia/5f4d29b9d541df4cce0c39a4/apa-itu-jurnalisme-dan-internet